Skip to content

Membuat Akta Kelahiran Bayi di Sleman Yogyakarta

Kamis, 25 Juli 2013

Alhamdulillah 29 Juni kemarin lahir putra pertama saya. Setelah sibuk ke sana – sini akhirnya menyempatkan diri untuk membuat akta kelahiran. Ternyata prosesnya tidak terlalu mudah, karena harus berapa kali bolak – balik kelurahan dan kecamatan. Jadi kita mulai saja langkahnya :

  1. Saat lahiran di rumah sakit / Rumah Bersalin atau Bidan biasanya akan dapat yang namanya surat keterangan kelahiran. Kalau putra kami yang lahir di Sardjito perlu beberapa hal dari surat itu yang harus dicermati. Jangan asal diterima. karena pengalaman saya ada nama ayah dan ibunya yang keliru.
  2. Setelah Surat Lahir di dapat segera tambahkan anak kita yang baru ke kartu keluarga (C1). Proses ini pengalaman saya memerlukan waktu 1 minggu. harus bolak – balik ke Pak Dukuh, Kelurahan dan Kecamatan. Setelah jadi KK-nya pastikan juga KK yang baru didapat benar semua datanya. cek dulu sebelum meninggalkan kecamatan.
  3. Kemudian KK di ambil dan mulailah kita mengurus Akta untuk anak yang baru lahir. Syarat-Syaratnya adalah :  
  • Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan (asli)
  • Surat Pengantar Pembuatan akta dari kelurahan (asli). Pastikan juga ada 2 saksi yang diisikan dalam dokumen ini. bisa siapa saja. Pengalaman saya sih Bapak dan Ibu mertua saja yang jadi saksi. Jadi di form ini di tulis nama, nomor KTP, umur dan alamat. Tidak perlu Tanda Tangan Saksi. 
  • Foto Copy KTP Orang Tua Bayi (Harus satu alamat dan berstatus kawin) dengan di legalisir dari Kelurahan dan Kecamatan
  • Foto Copy Surat Nikah yang dilegalisir kecamatan
  • Foto Copy KK yang sudah ada nama bayi kita dan dilegalisir kelurahan dan kecamatan.  
  • Proses legalisasi dan surat pengantar itu di kelurahan bayar Rp. 6000,- (Tanpa Kwitansi) dan di kecamatan bayar sukarela (Saya Kasih 5000) Juga tanpa kwitansi.

Setelah 5 Syarat di atas komplit dan benar, silakan pergi ke Kantor Dukcapil Kabupaten Sleman. Lokasinya di kompleks kantor Pemda Sleman. Kalau mau gratis silakan bawa 2 saksi yang berusia di atas 21 Tahun. Di Dinas Dukcapil kita akan di minta mengisi semacam form pelaporan kelahiran yang isinya mirip sekali dengan surat pengantar dari kelurahan isi data saksi dengan data orang – orang yang kita bawa sebagai saksi tadi. Kalau tidak bawa saksi nanti itu bisa kita minta orang yang antri di situ untuk jadi saksi. Kalau tidak kita kosongin saja dan nanti akan di kasih saksi oleh petugas dukcapil (ditarik bayaran 30.000 untuk 2 saksi) setelah form di isi kita kumpulkan form dan berkas yang tadi kita bawa ke petugas. setelah itu kita menunggu verifikasi data dari petugas. Ini paling membosankan. pengalaman saya sih sampai hampir 2 jam. stelah selesai verifikasi kita akan dipanggil oleh petugas. Kalau ada berkas yang tidak benar akan dikembalikan berkasnya untuk dibenarkan. Kalau Berkas benar akan di minta untuk tanda tangan di tempat form Akta. Kalau bawa saksi sekalian akan di minta tanda tangan di sana. Kemudian akan di kasih tanda terima untuk ngambil akta (Kalau bawa saksi gratis, kalau  saksi td kosong berarti dianggap menggunakan saksi “orang dalam” dan bayar 30.000. dan lagi – lagi tanpa kwitansi). Samapi di sini proses pembuatan akta selesai. Tinggal menunggu akta jadi kira – kira seminggu lagi.   

7 Komentar leave one →
  1. Rabu, 18 September 2013 9:42 pm

    makasi masjay… rinci sekali…
    ini kali ke2 sya mengurus akta anak, tp lupa proses2 & syaratnya…
    sekali lagi makasi🙂

  2. Atma wijaya permalink
    Rabu, 15 Januari 2014 2:23 pm

    maaf sedikit koreksi masjay, kalo FC surat nikah, dilegalisirnya di KUA mas, pengalaman sya kmren sperti itu..

    • Rabu, 26 Maret 2014 3:52 pm

      Inggih leres mas.. FC surat nikah legalisir di KUA.

  3. Kamis, 16 Januari 2014 6:39 am

    Sedikit tanya untuk syaratnya :
    Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan (asli) –> ini dari kelurahan sesuai KTP tinggal atau kelurahan di mana anak dilahirkan…?

  4. Selasa, 20 Januari 2015 11:40 am

    Wah..nuwun informasinya, sedang butuh info ini untuk kelahiran anak pertama saya.🙂

  5. deni kalasyani permalink
    Jumat, 1 Mei 2015 1:49 pm

    katanya jk nikahnya di kua yg tdk sama almtnya dgn ktp hrs legalisir notaris ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: