Parkir Mahal…
Setelah BBM naik bahkan Bensin yang naik hampir 100%, hidup jadi terasa semakin mahal. Sebab dengan naiknya BBM ternyata tidak hanya Bensin saja yang naik ternyata banyak biaya – biaya lain yang semakin membumbung. Jogja yang dulu dianggap sebagai kota yang cukup murah tapi dengan kondisi akhir – akhir ini yang kurang mendukung akhirnya berangkat juga menjadi kota mahal, utamanya bagi saya yang sebagai karyawan dengan penghasilan di bawah UMP meski bentuk perusahaan sudah PT.
Biaya – biaya yang lain yang naik kita ambil contoh Parkir. biaya parkir sekarang jadinaik 100 %. utamanya di Mall – Mall dan perbelanjaan yang lain. sbegai contoh Gramedia dan juga Galeria. biaya parkir Motor di dua pusat perbelanjaan beda jenis itu sekarang 1000 rupiah naik dua kali lipat dari yang dulunya cuman 500. Jadi sekarang dengan bensin yang semakin mahal di tambah biaya parkir yang selangit menjadikan males untuk keluar – keluar. Mendingan tetep di rumah daripada harus pergi ke tempat – tempat dengan tujuan tidak jelas. Mahal men …
Saya sebenernya cukup mangkel dengan keberadaan tukang Parkir di tempat – tempat yang tidak begitu layak untuk ada tukang Parkir. contoh: di toko voucher, di tempat Foto Copy, di Wartel. Gila nggak tuh Misalnya kita cuman foto copy 2 lembar 200 rupiah tapi parkirnya 500 OMG, Mahalan Parkirnya .. Gila Nggak tuh. lagian Motor juga ada di depan mata wong jarak motor dengan tempat foto copy ga lebih dr 2 meter. Sialan banget tuh tukang Parkir. sebenernya dia itu Tukang Parkir atau tukang minta – minta sih. Apa ga ada pekerjaan lain yang lebih menguntungkan orang lain daripada jadi tukang parkir di tempat – tempat itu.
Maaf bagi tukang – tukang parkir neh…